HRD Selektif dan Ketat dalam Screening Calon Karyawan?

HRD Selektif dan Ketat dalam Screening Calon Karyawan? Kenapa Demikian?

Disebuah perusahaan yang yang baru berkembang biasanya dalam screening calon karyawannya sudah menerapkan system yang sangat ketat saat awal proses rekrutmen. Dari banyaknya lamaran kerja yang masuk, HRD akan bekerja secara ekstra dalam menyeleksi kandidat yang layak. Wajar jika kemudian tidak semua kandidat bisa lolos tes di tahap awal karena screening ini.

Dalam melakukan perekrutan karyawan baru bagi HRD memang tidak mudah. Selain harus menyeleksi dari CV dan portofolio, seleksi ketat juga akan berlanjut sampai tahap wawancara. Kira-kira kenapa HRD harus selektif saat screening calon karyawan? Yuk disimak..

Butuh Karyawan Kompeten

Yang pertama tentu saja berkaitan dengan kompetensi calon karyawan. Perusahaan berkembang yang besar pasti memiliki standar ketat dalam memilih karyawan. Itulah tugas HRD dalam memenuhi target standar tersebut agar mendapatkan karyawan yang kompeten dan berkontribusi bagi perusahaan.

Pada tahap seleksi CV dan portofolio, HRD biasanya tidak punya banyak waktu membaca semua lamaran yang masuk. Jadi tahap screening calon karyawan mau tak mau harus diambil dari CV yang dianggap memang benar-benar menarik. HRD memastikan bahwa CV yang lolos merupakan kandidat yang memenuhi kualifikasi terbaik.

Baca Juga: Menjadi Karyawan Tangguh Dikantor Lakukanlah Beberapa Cara Ini

Menjaga Reputasi Perusahaan

Screening calon karyawan yang ketat juga bertujuan untuk mendapatkan karyawan berkualitas. Karena bagaimanapun juga reputasi perusahaan harus diutamakan terlebih dahulu. HRD memastikan kandidat yang lolos memang layak bekerja di perusahaan.

Untuk mencapai tujuan ini, HRD sudah mulai berselancar di dunia maya untuk menilai para pelamar kerja. Media sosial para kandidat biasanya dicek satu per satu untuk memastikan kelayakan mereka. Maka dari itu di zaman sekarang para pelamar kerja harus mulai berhati-hati bermain media sosial nih!

Mempercepat Proses Rekrutmen

Bayangkan jika HRD tidak memiliki standar jelas mengenai karyawan yang akan direkrut? maka apa yang akan terjadi? Yang ada perusahaan akan di rugikan karena mendapatkan karyawan yang tidak sesuai yang diharapkan oleh perusahaan. Selain itu juga bisa dipastikan proses rekrutmen akan berlangsung terlalu lama karena tidak tersystem. Itu sebabnya, butuh seleksi sangat ketat sedari awal rekrutmen.

Ketika HRD mampu menerapkan screening calon karyawan secara ketat, maka user pun akan lebih mudah menentukan pilihan. Hanya kandidat terbaik yang akan benar-benar lolos hingga wawancara. Tidak perlu buang-buang waktu terlalu lama dalam memproses ratusan lamaran yang masuk.

Pekerjaan HRD dalam melakukan seleksi karyawan baru memang berat. Bukan sekadar memasang lowongan saja, mereka harus bisa memastikan memilih kandidat terbaik untuk perusahaan. Itulah beberapa alasan kenapa HRD Selektif dan Ketat dalam Screening Calon Karyawan

Baca Juga: Apakah PT. Varash Saddan Nusantara Sudah Memiliki Ijin Lengkap?

guest
1 Comment
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback
Apasih Itu Network Marketing - Varash Saddan Nusantara
January 5, 2021 2:04 am

[…] Baca Juga: HRD Selektif dan Ketat dalam Screening Calon Karyawan? Kenapa Demikian? […]

1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x